Waid Amin

Wakil Bupati Bantaeng Tegaskan Peran Agama Dalam Pembangunan

BANTAENG, SE –- Wakil Bupati (Wabup) Bantaeng, H Sahabuddin, menghadiri sekaligus memimpin Upacara Peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng. yang digelar di Lapangan Pantai Seruni, Sabtu (3/1). Upacara peringatan Hari Amal Bhakti ke-80 Kementerian Agama RI tahun ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju”, yang menegaskan pentingnya kerukunan dan kolaborasi lintas umat beragama sebagai fondasi kemajuan bangsa. Bertindak selaku pembina upacara, Wabup membacakan sambutan seragam Menteri Agama Republik Indonesia, bahwa umat manusia saat ini menghadapi tantangan besar berupa perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan. Dunia berada dalam era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), dimana perubahan terjadi sangat cepat, sulit diprediksi, kompleks, serta penuh ketidakpastian. “Di era ini, kita tidak boleh sekadar menjadi penonton, tetapi harus memiliki kedaulatan atas teknologi, termasuk kecerdasan buatan. Agama harus hadir sebagai kompas moral dalam menyikapi kemajuan teknologi tersebut,” ujar Wabup. Lebih lanjut disampaikan bahwa 80 tahun perjalanan Kementerian Agama menegaskan perannya sebagai penjaga nalar agama dalam bingkai kebangsaan. Seiring perkembangan zaman, peran tersebut semakin luas dan krusial, meliputi peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan, perawatan kerukunan umat beragama berbasis cinta kemanusiaan, pemberdayaan ekonomi umat serta memastikan agama hadir sebagai sumber solusi atas persoalan bangsa. Tema Hari Amal Bakti ke-80 ini juga menegaskan bahwa kerukunan bukan sekadar ketiadaan konflik melainkan energi kebangsaan. Kerukunan adalah sinergi produktif, di mana perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial dirajut menjadi kekuatan kolaboratif untuk menggerakkan kemajuan Indonesia. Dalam upacara tersebut, Wabup juga melakukan penyematan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada ASN Kementerian Agama sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian kepada negara. Upacara ini turut dihadiri oleh, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantaeng H Misbahuddin, Kabag Ren Polres Bantaeng Kompol Salman Salam mewakili Kapolres Bantaeng, Pasandi Dim 1410/Bantaeng Lettu CBA Makmur mewakili Dandim 1410/Bantaeng, Kasubsi Penuntutan Izmed Bayu mewakili Kajari Bantaeng, para pimpinan pondok pesantren serta peserta upacara yang terdiri dari tenaga pendidik se-Kabupaten Bantaeng. (*****)

Read More

Aliyah Muhammadiyah, Swasta Pertama Raih Akreditasi A di Bantaeng

BANTAENG, SE — Madrasah Aliyah Muhammadiyah Bantaeng merupakan salah satu dari lima sekolah yang meraih Akreditasi A. Kepala Madrasah Aliyah Muhammadiyah Bantaeng, H Salahuddin SR, Selasa (30/12), menuturkan, sekolah yang dipimpinnya adalah satu-satunya sekolah lanjutan atas yang berstatus swasta meraih peringkat Akreditasi A. Diungkapkannya, empat sekolah lainnya yang menyandang Akreditasi A di Bantaeng, yakni, SMA Negeri 1, SMA Negeri 4, SMK Negeri 1, dan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Dampang. Salahuddin mengungkapkan, untuk mencapai peringkat tersebut, pihaknya sudah lama mempersiapkan diri. “Sejak dua tahun lalu, kami sudah mempersiapkan semua persyaratan menuju akreditasi A”, akunya. Namun, kata dia, pada waktu itu belum dibuka peluang menuju predikat tersebut. “Berkas dan persyaratan pendukung lainnya tetap kami perbarui menyesuaikan persyaratan yang ditetapkan oleh tim penilai”, urainya. Dipaparkannya, sejak berstatus sebagai Madrasah Aliyah pada tahun 1983 (sebelumnya, Madrasah Muallimin Muhammadiyah, red) sampai sekarang, sekolah ini menyandang predikat Akreditasi C. Diakui Salahuddin, pencapaian tersebut berkat kerjasama yang baik antar tenaga pengajar, antara guru dengan orang tua siswa, serta antara sekolah dengan komite. Adapun pendukung prasarana pembelajaran yang tersedia saat ini, yaitu, televisi digital untuk semua kelas, laboratorium (komputer, bahasa dan IPA). Selain itu, tambah dia, di sekolah sudah lama memberlakukan absensi guru dan siswa berbasis digital. “Kami mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Selain absensi, sekolah kami memiliki website yang bisa diakses kapan dan dimanapun”, imbuhnya. *****)

Read More

Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan Beasiswa di Desa Labbo

BANTAENG, SE — Pemerintah Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, kepada 160 Siswa dan Siswi berprestasi pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2024/2025 Tahun Anggaran 2025, baru saja disalurkan beasiswa yang diserahkan langsung oleh Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin, di Kantor Desa Labbo, Senin (29/12). Penyaluran beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng didampingi langsung Camat Tompobulu, Misnawati dan Kepala Desa Labbo, Sirajuddin. Ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Labbo untuk semakin menumbuhkan motivasi berprestasi, baik di tingkat SD, SLTP dan SLTA dan sederajat. Bupati Bantaeng dalam sambutannya menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Labbo yang menginisiasi penyaluran beasiswa ini. Dikatakannya bahwa ini merupakan beasiswa dari desa yang pertama kali dikunjunginya. “Mulai tahun depan Bupati juga akan menyiapkan beasiswa, beasiswa untuk lanjut ke perguruan tinggi. Jadi untuk adik-adik tolong dijaga terus prestasinya, mudah-mudahan nanti penerima beasiswa banyak juga dari Desa Labbo”, tuturnya. (*****)

Read More

Kepala SLB Bantaeng Apresiasi Bawaslu

BANTAENG, SE — Kepala SLB Negeri 1 Bantaeng, Abdul Rahman, mengapresiasi kehadiran Komisioner Bawaslu Bantaeng di lingkungan sekolahnya, Senin (15/12) lalu. Ia menilai kehadiran pengawas pemilu tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk nyata keberpihakan negara terhadap hak politik penyandang disabilitas. Menurut Abdul Rahman, sosialisasi pemilihan yang digelar menjadi langkah krusial agar siswa disabilitas memahami hak dan proses demokrasi sejak dini. Ia menegaskan, pemilih disabilitas kerap terpinggirkan bukan karena tidak mau memilih, melainkan karena minimnya akses informasi dan pendampingan. Dengan intervensi langsung Bawaslu, kata dia, hambatan itu mulai dipatahkan dan suara siswa disabilitas dipastikan tidak lagi terabaikan. Abdul Rahman menambahkan, sekolah siap menjadi mitra aktif dalam memastikan seluruh siswa yang memenuhi syarat tercatat sebagai pemilih sah. Sementara itu, Ketua Bawaslu Bantaeng, Ningsih Purwanti, menegaskan kegiatan ini dirancang untuk mendengar langsung kebutuhan dan masukan pemilih disabilitas. Ia mengungkapkan, di SLB Negeri 1 Bantaeng terdapat 19 siswa yang masuk kategori pemilih pemula dan wajib mendapat perhatian khusus. Menurut Ningsih, tugas penyelenggara pengawasan pemilu tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi memastikan mereka terdata dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan. Selain itu, Bawaslu juga mendorong pemenuhan administrasi kependudukan agar para siswa memiliki legalitas sebagai pemilih. Langkah ini, tegas Ningsih, menjadi fondasi penting agar pada Pemilu 2029 mendatang, pemilih disabilitas tidak lagi tersisih dan dapat menggunakan hak suaranya secara penuh, setara, dan bermartabat. (*****)

Read More

Bupati Bilang, Bantaeng Siap Jadi Penghasil Benih Bawang Merah Terbaik

BANTAENG, SE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng bekerjasama Fakulktas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), menggelar Panen Perdana Bawang Merah, di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Minggu (28/12). Kegiatan ini dilakukan bersama Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arh. M Husni Hidayat Muchlis, Kepala Desa Bonto Maccini, H Ramli, serta unsur terkait. Ketua Pelaksana Swakelola Komoditi Bawang Merah, Prof Elkawakib Syam’un mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja sama kembali yang telah dibangun sejak era bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah. “Kegiatan ini merupakan pemurnian varietas Bawang Merah khas Bantaeng yakni Bawah Merah Lokana. Tidak dimiliki di kabupaten lain. Karena pengembangannya dan di-abadikan langsung oleh ayah bapak Bupati, Prof. Nurdin Abdullah”, katanya. Sementara Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unhas, Prof Tuti Kuswinanti mengatakan, ada sebanyak lima komoditi yang dikembangkan bersama Pemkab Bantaeng dan Fakultas Pertanian Unhas. Diantaranya Kakao, Jagung, Padi, Bawang Merah, dan Kentang. “Dengan ketersediaan benih bawang merah di Bantaeng. Kami yakin akan meningkatkan perekonomian petani dan membantu citra Bantaeng menjadi salah satu produsen benih di Indonesia,” tuturnya. Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin, mengatakan, Panen Bawang Merah Varietas Lokana merupakan bukti Kabupaten Bantaeng, siap menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi. “Jadi memang program bawang merah unggulan kita merupakan program prioritas yang sejalan dengan program bapak presiden. Begitupun empat komoditi lainnya. Semoga program ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat terutama petani kita”, tambahnya. Kepala daerah termuda di Sulsel ini memberikan apresiasi kepada tim dari Unhas yang telah melakukan pendampingan agar petani Bantaeng menghasilkan benih terbaik. “Kalau mau cari bawang, banyak di daerah lain. Tetapi kalau mau cari benih terbaik, Insyallah ada di Bantaeng. Inilah target kita menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi,” pungkasnya. (*****)

Read More

Bupati Bantaeng dan Forkopimda Tinjau Perayaan Natal

BANTAENG, SE — Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng melakukan peninjauan perayaan malam Natal pada beberapa gereja, Rabu, (24/12) malam. Bupati Bantaeng mengunjungi tiga gereja yang ada di Kab. Bantaeng, yaitu Gereja Katolik Paroki Santa Maria Fatima, Gereja Pantekosta Indonesia dan Gereja Toraja. “Saya mewakili pemerintahan Kabupaten Bantaeng mengucapkan selamat natal bagi saudara-saudara kami yang merayakan. Jadikan momentum natal ini menjadi semangat baru untuk kemajuan kita bersama,” katanya. Pada kesempatan itu, Bupati Bantaeng menyampaikan harapan agar perayaan natal ini kiranya dijadikan momentum untuk bersama-sama mendoakan para korban bencana yang terjadi pada beberapa wilayah di Indonesia. “Kita juga harus mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana. Sekali lagi terima kasih, karena kita semua disini telah menjadi bagian dari Bantaeng”, katanya. Sementara itu, Ketua Dewan Pastoral Paroki Maria Fatima Bantaeng, Willybrodus Panggal memberikan apresiasi atas kehadiran Bupati Bantaeng bersama unsur Forkompinda. “Terima kasih bapak bupati dan jajaran pemerintah. Ini bukti bahwa di Bantaeng itu sangat menjaga persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama,” katanya. Dirinya menilai, hidup berdampingan antar umat beragama di Bantaeng selau damai dan tentram. Sehingga tidak adanya isu perpecahan antar umat beragama. “Kami merasa tidak pernah menjadi minoritas. Karena masyarakat Bantaeng sangat mengerti hidup berdampingan meskipun ada perbedaan,” ungkapnya. Bersama Forkopimda dalam kunjungan itu, Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh M Husni Hidayat.  Hadir pula, Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Umum Setda Bantaeng, Mahyuddin, Kasat Pol PP Bantaeng Jaemuddin, Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) XIV/1-2 Bantaeng. (*****)

Read More

Mahasiswa Universitas Hasanuddin KKN di Bantaeng

BANTAENG, SE –- Pemerintah Kabupaten Bantaeng secara resmi menerima 250 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 115 Universitas Hasanuddin Makassar. Kegiatan penerimaan tersebut dilaksanakan di Gedung Balai Kartini Bantaeng, Selasa (23/12).. Bupati Bantaeng, M. Fathul Fauzy Nurdin dalam hal ini diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Dr.H.Andi Ihsan, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada 250 mahasiswa KKN Gelombang 115 Universitas Hasanuddin yang akan melaksanakan pengabdian di Kabupaten Bantaeng kurang lebih 3 Bulan. Ia berharap kehadiran mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta mendukung program pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Bantaeng berkomitmen mendukung kelancaran kegiatan serta mendorong sinergi antara mahasiswa, pemerintah kecamatan, desa, dan masyarakat. Adapun sambutan perwakilan dosen pendamping Universitas Hasanuddin Makassar sekaligus perkenalan oleh bapak Jamaluddin Fitrah Alam menyampaikan bahwa program KKN merupakan bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi yang bertujuan untuk mengintegrasikan pengetahuan akademik mahasiswa dengan kebutuhan nyata masyarakat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah serta pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Bantaeng. Mahasiswa KKN Gelombang 115 Universitas Hasanuddin akan melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat selama kurang lebih tiga bulan, terhitung mulai Desember 2025 hingga Februari 2026. Program ini diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan peran mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat di wilayah Kabupaten Bantaeng. Adapun lokasi penempatan mahasiswa KKN yaitu kecamatan, yaitu Kecamatan Bantaeng, Sinoa, Uluere, Tompobulu, dan Bissappu, yang mencakup beberapa desa dan kelurahan di wilayah tersebut. Turut hadir dalam acara tersebut, Tenaga Ahli Pemkab Bantaeng, Putri Fatimah Nurdin, yang merupakan Dosen Universitas Hasanuddin yang pada kesempatan itu memberikan arahan dihadapan para Mahasiswa KKN Hadir pula Staf Ahli Bupati, Kepala OPD terkait, Kepala unit PPA Polres Bantaeng,  para Camat, Lurah dan Kepala Desa lingkup Pemerintah Kabupaten Bantaeng.(*****)

Read More