Bupati Bantaeng Serahkan Bantuan Beasiswa di Desa Labbo

BANTAENG, SE — Pemerintah Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, kepada 160 Siswa dan Siswi berprestasi pada Semester Ganjil Tahun Ajaran 2024/2025 Tahun Anggaran 2025, baru saja disalurkan beasiswa yang diserahkan langsung oleh Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin, di Kantor Desa Labbo, Senin (29/12). Penyaluran beasiswa dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bantaeng didampingi langsung Camat Tompobulu, Misnawati dan Kepala Desa Labbo, Sirajuddin. Ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Labbo untuk semakin menumbuhkan motivasi berprestasi, baik di tingkat SD, SLTP dan SLTA dan sederajat. Bupati Bantaeng dalam sambutannya menghaturkan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Desa Labbo yang menginisiasi penyaluran beasiswa ini. Dikatakannya bahwa ini merupakan beasiswa dari desa yang pertama kali dikunjunginya. “Mulai tahun depan Bupati juga akan menyiapkan beasiswa, beasiswa untuk lanjut ke perguruan tinggi. Jadi untuk adik-adik tolong dijaga terus prestasinya, mudah-mudahan nanti penerima beasiswa banyak juga dari Desa Labbo”, tuturnya. (*****)

Read More

Bupati Bilang, Bantaeng Siap Jadi Penghasil Benih Bawang Merah Terbaik

BANTAENG, SE — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantaeng bekerjasama Fakulktas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas), menggelar Panen Perdana Bawang Merah, di Desa Bonto Maccini, Kecamatan Sinoa, Minggu (28/12). Kegiatan ini dilakukan bersama Dandim 1410 Bantaeng, Letkol Arh. M Husni Hidayat Muchlis, Kepala Desa Bonto Maccini, H Ramli, serta unsur terkait. Ketua Pelaksana Swakelola Komoditi Bawang Merah, Prof Elkawakib Syam’un mengatakan, kegiatan ini merupakan kerja sama kembali yang telah dibangun sejak era bupati Bantaeng Prof Nurdin Abdullah. “Kegiatan ini merupakan pemurnian varietas Bawang Merah khas Bantaeng yakni Bawah Merah Lokana. Tidak dimiliki di kabupaten lain. Karena pengembangannya dan di-abadikan langsung oleh ayah bapak Bupati, Prof. Nurdin Abdullah”, katanya. Sementara Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Unhas, Prof Tuti Kuswinanti mengatakan, ada sebanyak lima komoditi yang dikembangkan bersama Pemkab Bantaeng dan Fakultas Pertanian Unhas. Diantaranya Kakao, Jagung, Padi, Bawang Merah, dan Kentang. “Dengan ketersediaan benih bawang merah di Bantaeng. Kami yakin akan meningkatkan perekonomian petani dan membantu citra Bantaeng menjadi salah satu produsen benih di Indonesia,” tuturnya. Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin, mengatakan, Panen Bawang Merah Varietas Lokana merupakan bukti Kabupaten Bantaeng, siap menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi. “Jadi memang program bawang merah unggulan kita merupakan program prioritas yang sejalan dengan program bapak presiden. Begitupun empat komoditi lainnya. Semoga program ini bisa benar-benar dirasakan masyarakat terutama petani kita”, tambahnya. Kepala daerah termuda di Sulsel ini memberikan apresiasi kepada tim dari Unhas yang telah melakukan pendampingan agar petani Bantaeng menghasilkan benih terbaik. “Kalau mau cari bawang, banyak di daerah lain. Tetapi kalau mau cari benih terbaik, Insyallah ada di Bantaeng. Inilah target kita menjadi daerah penghasil benih terbaik berbasis teknologi,” pungkasnya. (*****)

Read More

Bupati Bantaeng dan Forkopimda Tinjau Perayaan Natal

BANTAENG, SE — Bupati Bantaeng, M Fathul Fauzy Nurdin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bantaeng melakukan peninjauan perayaan malam Natal pada beberapa gereja, Rabu, (24/12) malam. Bupati Bantaeng mengunjungi tiga gereja yang ada di Kab. Bantaeng, yaitu Gereja Katolik Paroki Santa Maria Fatima, Gereja Pantekosta Indonesia dan Gereja Toraja. “Saya mewakili pemerintahan Kabupaten Bantaeng mengucapkan selamat natal bagi saudara-saudara kami yang merayakan. Jadikan momentum natal ini menjadi semangat baru untuk kemajuan kita bersama,” katanya. Pada kesempatan itu, Bupati Bantaeng menyampaikan harapan agar perayaan natal ini kiranya dijadikan momentum untuk bersama-sama mendoakan para korban bencana yang terjadi pada beberapa wilayah di Indonesia. “Kita juga harus mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana. Sekali lagi terima kasih, karena kita semua disini telah menjadi bagian dari Bantaeng”, katanya. Sementara itu, Ketua Dewan Pastoral Paroki Maria Fatima Bantaeng, Willybrodus Panggal memberikan apresiasi atas kehadiran Bupati Bantaeng bersama unsur Forkompinda. “Terima kasih bapak bupati dan jajaran pemerintah. Ini bukti bahwa di Bantaeng itu sangat menjaga persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama,” katanya. Dirinya menilai, hidup berdampingan antar umat beragama di Bantaeng selau damai dan tentram. Sehingga tidak adanya isu perpecahan antar umat beragama. “Kami merasa tidak pernah menjadi minoritas. Karena masyarakat Bantaeng sangat mengerti hidup berdampingan meskipun ada perbedaan,” ungkapnya. Bersama Forkopimda dalam kunjungan itu, Kapolres Bantaeng AKBP Nur Prasetyantoro Wira Utomo, Dandim 1410 Bantaeng Letkol Arh M Husni Hidayat.  Hadir pula, Asisten I Bidang Administrasi Pemerintahan Umum Setda Bantaeng, Mahyuddin, Kasat Pol PP Bantaeng Jaemuddin, Komandan Sub Detasemen Polisi Militer (Subdenpom) XIV/1-2 Bantaeng. (*****)

Read More